Saturday, 2 February 2013

PASAR BEBAS DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH

M. THOIFUR SHOLAHUDIN    NPM : 2101001420023


Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan limpahan rahmat-Nya, tugas makalah ini sebagai tugas  semester lima dapat terselesaikan ,
Penyusun tak lupa mengucapkan terimakasih kepada :
1.      Dra. Yulita Pujiharti, M.Kes, selaku Dosen Mata Kuliah Teori Ekonomi Mikro II,
2.      Teman-teman sekelas Jurusan Ekonomi dan Kewirausahaan Non Reguler,
3.      dan Pihak lain yang membantu terselesainya tugas makalah ini.
Penyusun juga menyadari bahwa penyusunan Makalah ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu Penyusun juga memohon maaf, jika dalam penyusunan Makalah ini, terdapat kesalahan dalam penulisan.
Oleh sebab itu, Penyusun sangat mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari semua pihak.
Besar harapan Penyusun, semoga Makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi Penyusun dan para pembaca pada umumnya.


Malang,  Januari 2013
Penyusun







PENDAHULUAN

Dalam teori permintaan dan penawaran dan dalam analisis mengenai kelakuan konsumen telah diterangkan intraksi di antara penjual dan pembeli didalam menentukan jenis barang dan jumlah barang yang perlu diproduksikan. Dalam analisis strukur pasar diterangkan pula mengenai kelakuan produsen-produsen menentukan tingkat produksi yang akan memaksimumkan keuntungannya. Manakala dalam teori distribusi, atau teori mengenai penentuan harga faktor-faktor produksi, diterangkan mengenai interaksi di antara perusahaan-perusahaan dan pemilik faktor produksi dalam menentukan ganjaran yang diberikan kepada brbagai faktor produksi.
Ditinjau secara keseluruhan teori-teori tersebut yang membentuk teori mikro ekonomi, dapat dipandang sebagai teori yang menggambarkan bagaimana suatu sistem pasar bebas beroperasi. Maka, untuk melengkapi analisis tersebut, perlulah dibuat penilaian tentang efisiensi tentang pasar bebas. Untuk tujuan tersebut bab ini akan membahas tiga aspek berikut: (i) gambaran umum mengenai pola kegiatan suatu perekonomian pasar bebas, (ii) kebaikan dan kelemahan sistem pasar bebas dan (iii) bentuk-bentuk campur tangan pemerintah.

Dalam bab ini akan mempelajari tentang:
1.             Pola kegiatan ekonomi dalam sistem pasar bebas.
2.             Pengertian keseimbangan sebagian dan keseimbangan umum.
3.             Kebaikan perekonomian pasar bebas.
4.             Kegagakan (kelemahan) perekonomian pasar bebas.
5.             Bentuk-bentuk campur tangan pemerintah dalam sistem pasar.

Manfaat yang dapat diambil setelah mempelajari bab ini, adalah:
1.             Pola kegiatan ekonomi dalam sistem pasar bebas.
2.             Pengertian keseimbangan sebagian dan keseimbangan umum.
3.             Kebaikan perekonomian pasar bebas.
4.             Kegagakan (kelemahan) perekonomian pasar bebas.
5.             Bentuk-bentuk campur tangan pemerintah dalam sistem pasar.
PEMBAHASAN

Sebagai permulaan dari usaha membuat penilaian terhadap efisiensi sistem pasar bebas perlulah diperhatikan tiga hal berikut: (i) ciri-ciri sistem pasar bebas, (ii) kritik-kritik terhadap sistem pasar bebas, dan (iii) pendekatan teori dalam menerangkan pola kegiatan dalam suatu perekonomian pasar bebas.
Lebih dua abad yang lalu Adam Smith telah menerangkan tentang keajaiban invisible hand atau tangan gaib dan mengatur kegiatan sesuatu perekonomian. Adam Smith  megemukakan suatu pandangan yang pada akekatnya menyetakan baha kegiatan dalam prekonomian tidak perlu di atur oleh pemerintah. Menurut Adam smith apa bila setiap induvidu dalam masyarakat diberikebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi yang di ingin mereka maka maka kebebasan untuk mewujudkan efesiensi yang tinggi dalam kegiatan ekonomi Negara dan dalam jangka panjang kebebasan tersebut akan mewujudkan pertumbuhan akan ekonomi yang teguh. Dengan perkatan lain, Menurut Adam Smith apa bila pemerintah tidak secara aktif terlibat dalam mempengaruhi kigiatan ekonomi, maka perekonomian tersebut tersendirinya mengatur dan membuat penyesuaian didalam berbagai aspek kegiatan ekonomi. Dalam analisis ekonomi yang dapat pada masa ini, system ekonomi seperti yang terangkan oleh Adam Smith di atas dinamakan sebagai Sistem Ekonomi Pasar Bebas. Dalam sistem ekonomi ini kegiatan-kegiatan dalam perekonomian sepenuhnya diatur oleh ekanisme pasar atau invisible hand. Interaksi diantara penjual dan pembeli di pasar (pasar barang dan pasar faktor produksi) akan menentukan corak produksi nasional yang akan diwujudkan dan caranya produksi nasional tersebut akan dihasilkan.
Dalam prakteknya tidak satu negara pun yang kegiatan-kegiatan ekonominya sepenuhnya diatur oleh mekanisme pasar. Apabila diperhatikan corak pengaturan kegiatan ekonomi yang dijalankan di berbagai negara, satu kesimpulan yang dapat dibuat dari pengamatan itu adalah bahwa sebagian besar negara di dunia ini mempraktekan sistem ekonomi campuran. Ini berarti dikebanyakan negara kegiatan ekonomi sebagainnya diatur dan ditentukan eleh sistem pasar, akan tetapi disamping itu secara langsung dan secara tidak langsung pemerintah ikut campur di dalam berbagai kegiatan ekonomi.

Berdasarkan kepada sistem ekonomi yang pernah digunakan di berbagai negara, sistem ekonomi di golongkan dalam 3 bentuk:
Ciri‐ciri utama Perekonomain Pasar Bebas
1.       Kegiatan ekonomi ditentukan oleh keinginan pasar. Pengusaha dapat merencanakan tentang kegiatan ekonomi yang ingin dilakukankannya. Akan tetapi pada akhirnya pasarlah yang menetukan kelangsungan kegiatan setiap usaha.
2.       Kebebasan dalam memiliki harta. Implikasi dari kebebasan untuk menjalankan usaha, setiap individu bebas untuk mengumpulkan harta yang diperoleh dari bekerja dan menjalankan usaha.
3.       Menggalakkan perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi. Dalam usaha mereka untuk mendapatkan keuntunganberbagai perusahan harus berusaha untuk menciptakan barang baru, mengurangi biaya produksi dan memperluas pasar.
4.       Fluktuasi kegiatan ekonomi semakin besar. Dalam sistem perekonomian pasar bebas kegiatan ekonomi cendrung mengalami naik turun yang semakin besar, yaitu tingkat ketisakstabilannya semain tinggi.

Pemikiran Komunisme telah menimbulkan Revolusi di Rusia tahun 1917 dan pemerintah yang dipimpin oleh raja di ganti oleh Sistem Komunisme di mana Partai Komunis mengendalikan kehidupan politik dan ekonomi. Kemerdekaan dan kebebasan berpolitik dibatasi dan perusahaan‐perusahaan diambil alih oleh pemerintah. Pemilikan perusahaan oleh pihak swasta dihapuskan, dan semenjak itu semua perusahaan dimiliki oleh pemerintah. Selanjutnya kegiatan perusahaan‐ perusahaan tersebut tidak ditentukan oleh kehendak pasar, tetapi di atur oleh pemerintah dengan mendirikan suatu badan yang dinamakan Badan Perencanaan Pusat. Dari ciri‐ciri utama sistem perencanaan pusat ini dapat disimpulkan bahwa keinginan masyarakat bukan lagi merupakan penentu penting dari segi kegiatan usaha setiap unit produksi. Badan Perencanaan Pusat lah yang menentukan jenis produksi yang harus mereka ciptakan dan jumlah produksi yang mereka lakukan.
Perekonomian Campuran adalah sistem ekonomi di mana secara bersama badan usah swasta dan badan usaha milik pemerintah melakukan kegiatan menghasilkan barang dan jasa.

Sehingga ke permulaan abad ke 20 kebanyakan ahli-ahli ekonomi berkeyakinana bahwa system pasar bebas merupakan system ekonomi yang mewujudkan kegiatan ekonomi yang paling efisien dan kemakmuran masyarakat yang paling optimum. Pandangan ini di pelopori oleh Adam Smith yang di kemukakan dalam buku “(An Inguary Into The Natur end of thewealth of Nation)” yang terbitkan pada tahun 1776. Menurut pandangan pengaturan kegiatan sesuatu perekonomian yang tidak perlu jalankan oleh pemerintah, karena ”InsibleHand” yaitu mekanisme pasar, dapat terwujudnya kegiatan–kegiatan ekonomi yang efisien dan makmuran masyarakat yang optimum. Kritik dan kesaran tentang kelemahan-kelemahan sisten pasar bebas telah mendorong perintah untuk tela melakukan lebih banyak campuran tangan dalam kegiatan. Kritik yang paling ekstrim, terdapat sistem pasar bebas telah mewujudkan system ekonomi perencanaan pusat. Dalam sistem perencanaan pusat cocok kegiatan dan jenis barang yang akan diproduksikan sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah di atur perencanaan pusat.
Pandangan pengkritikan–pengkritikan lain efisien pasaran bebas tidaklah seektrim seperti golongan yang menyokong penghapusan system pasaran bebas dan mengantikannya dengan system perencanaan pusat. Sistem Pasar Bebas mempunyai beberapa kelemahan yang menimbulkan akibat buruk keatas efisiensi kegiatan ekonomi dan kesejahtraan dan khalayak ramai. Sistem ekonomi dimana pada umumnya sistem pasaran bebas tetap diberi kesempatan untuk berfungsi tetapi dibanding–banding tertentu pemerintah secara aktif mengatur atau menjalankan kegiatan ekonomi dinamakan “Sistem Ekonomi Campuran”.

Dalam teori Permintaan dan Penawaran dan dalam analisis kelakuann konsumen telah diterangkan interaksi diantara penjual dan pembali dalam menentukan jenis barang dan jumlah barang yang diperlukan diproduksikan. Analisis yang dinyatakan diatas dinamakan analisis keseimbangan sebagiaan atau partial eqilibrium analisis, yaitu analisis kegiatan ekonomi dibuat secara bersaingan tampa memperhatikan hubungan kait – mengait berbagai kegiatan aspek kegiatan tersebut. Analisis yang merangkumi intraksi berbagai kegiatan dalam ekonomi dinamakan analisis keseimbangan umum atau general equilibrium analisis. Berdasarkan sirkulasi aliran pendapatan, Interaksi diantara sector Perusahaan dan Rumah Tangga dapat dibedakan menjadi dua bentuk interaksi yang utama yaitu interaksi dipasaran barang dan interaksi dipasaran factor.
Dalam uraian tersebut telah diterangkan bahwa suatu perekonomian boleh dibedakan menjadi dua sektor, yaitu: sektor perusahaan dan sektor rumah tangga. Sektor perusahaan, yang meliputi perusahaan dalam berbagai kegiatan ekonomi, akan menggunakan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa yang diperlukan sektor rumah tangga. Maka sektor rumah tangga akan memperoleh ganjaran/pendapatan dari menyediakan faktor-faktor produksi tersebut. Pendapatan tersebut akan digunakan oleh rumah tangga untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa.
Berdasarkan kepada sirkulasi aliran pendapatan tersebut, interaksi diantara sektor perusahaan dan rumah tangga dapat dibedakan menjadi dua bentuk interaksi yang utama, yaitu interaksi di pasar barang dan interaksi di pasar faktor. Analisis keseimbangan umum akan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang corak interaksi di antara sektor perusahaan dan sektor rumah tangga. Dengan menggunakan analisis tersebut dapatlah diterangkan bagaimana suatu perekonomian menyelesaikan tiga masalah ekonomi pokok, yaitu:
·               Apakah jenis-jenis barang yang perlu diproduksikan dan berapakah banyaknya?
·               Bagaimanakah berbagai jenis barang tersebut diproduksikan?
·               Untuk siapakah barang-barang tersebut diproduksikan?

Dalam suatu perekonomian pasar keinginan konsumen penting peranannya dalam menentukan corak kegiatan ekonomi. Keinginan konsumen akan memberikan petunjuk kepada firma–firma dalam menentukan jenis barang dan jasa-jasa yang perlu diproduksikan dipasar. Corak kegiatan ekonomi yang akan wujud dalam suatu perekonomian pasar bebas terutama ditentukan oleh interaksi diantara sector perusahaan dan sector rumah tangga dipasar barang keseimbangan yang dicapai dalam pasar barang tersebut akan menentukan corak permintaan keatas factor–faktor produksi dalam analisis ini misalkan hanya satu factor produksi yang digunakan yaitu tenaga kerja.
Pola kegiatan perekonomian dalam sistem pasar bebas pada Gambar.1 dapat memberikan penerangan yang lebih jelas mengenai interaksi diantara sektor perusahaan dan sektor rumah tangga di pasar barang dan pasar faktor. Grafik tersebut memberikan gambaran yang lebih terperinci dari pada gambaran interaksi di antara sektor perusahaan dan sektor rumah tangga dan ditunjukkan oleh sirkulasi aliran pendapatan. Dalam menganalisis Gambar.1 akan dimisalkan bahwa pasar barang dan pasar faktor adalah pasar persaingan sempurna.
Gambar.1
Interaksi di antara Perusahaan dan Rumah Tangga di Pasar Barang dan Pasar Faktor
























Interaksi di antara perusahaan-perusahaan dengan pemilik-pemilik factor produksi dipasar factor akan menentukan harga factor produksi yang ditawarkan dan jumlah setiap factor produksi yang digunakan. Dengan demikian keseimbangan diberbagai pasar factor akan menentukan pendapatan berbagai pasar factor akan menentukan pendapatan berbagai rumah tangga dan corak distribusi pendapatan dalam perekonomian. Tingkat pendapatan rumah tangga dan corak distribusi pendapatan tersebut akan menentukan corak permintaan sektor rumah tangga ke atas barang dan jasa (yang ditunjukkan oleh aliran A grafik dalam Gambar.2), dan seterusnya corak permintaan barang oleh tumah tangga ini akan menentukan corak produksi barang dan jasa yang akan diproduksikan dalam perekonomian. Dengan demikian penentuan harga faktor dan jumlah faktor yang digunakan yang dilakukan dalam pasar faktor akan memberi jawaban kepada persoalan pokok ekonomi yang ketiga, yaitu: untuk siapakah barang dan jasa-jasa akan diproduksikan?
Gambar.2 Keseimbangan Umum Perekonomian Pasar



















Semenjak lama ahli – ahli ekonomi berkeyakinan bahwa system ekonomi pasar mempunyai beberapa kelebihan dan keistimewaan jika dibandingkan dengan system – system ekonomi yang pasaran bebas adalah:
·               Faktor – factor produksi akan digunakan dengan efisien.
·               Kegiatan ekonomi dalam pasar diatur dan diselaraskan dengan efisien.
·               Pelaku kegiatan diberi kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi yang disukainya.
·               Pertumbuhan ekonomi yang teguh akan dapat diwujudkan.

Sistem ekonomi Pasar Bebas pada hakikatnya merupakan perekonomian yang terdiri dari pasaran – pasaran barang yang bersifat persaingan sempurna.
Dalam pasar persaingan sempurna telah jelas bahwa setip firmaakan dapat mencapai Efisien Alokatif dan Efisien Produktif.
Suatu firma untuk mencapai efisiensi alokatif apbila tingkat harga ongkos marginal apabila keadaan ini dicapai maka kemakmuran masyarkat dalam pasaran persaingan sempurna akan mencapai maksimum.
Untuk mencapai efisiensi produktif, Ongkos Produktif Firma – firma dalam pasaran mestilah mencapai ongkos produksi yang minimum yaitu titik yang rendah atau bahwa. Firma monopoli memperoleh keuntungan lebih dari normal.Jumlah produksi adalah dibawah produksi yang kapitalisme penuh dan ongkos produksi adalah lebih tinggi dari maksimum.

Dalam persaingan sempurna setiap terjadi ketidakselarasan (misal kelebihan output) maka tanpa menunggu perintah dari pemerintah para pelaku pasar akan menyesuaikan posisinya. Misal produsen akan meninggalkan industri ini untuk berusahaan pada bidang lain yang tidak terjadi ketidakselarasan.



System ekonomi pasar bebas mempunyai cirri-ciri khas yang akan mendorong kepada pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Kebebasan individu dalam menjalankan kegiatan ekonomi yang mereka sukai menggalakkan mereka untuk bekerja lebih efisien dan lebih giat.

Kebebasan yang luas juga wujud dalam menentukan kegiatan yang akan dilakukan oleh seseorang, sehingga khalayak ramai yang akan menentukan jenis-jenis barang yang perlu diwujudkan (baik di produksi maupun dikonsumsi)

Sistem ekonomi pasaran bebas mempunyai dua jenis efisien yaitu efisien alokatif dan efisien produktif, system ekonomi pasaran bebas mempunyai beberapa kebaikan yang terpenting adalah:
·                Dapat secara efisien menyelaraskan berbagai kegiatan – kegiatan ekonomi.
·                Mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang teguh dalam jangka panjang.
·                Setiap pihak (produsen atau konsumen) mempunyai kebebasan dalam memilih kegiatan ekonomi yang ingin dijalannya dan membeli barang dan jasa yang ingin dinikmatinya.

Perekonomian pasar terdiri dari berbagai jenis pasarr yaitu berbagai pasar bahan makanan, bahan pertanian lain. Barang pertambangan, berbagai bahan jenis, berbagai bahan industri dan berbagai jenis jasa–jasa. Perbandingan dan pengamatan yang diloakukan keatas berbagai system ekonomi yang menunjukan bahwa system ekonomi pasar babas merupakan system yang paling cangih dalam mengatur operasi suatu ekonomi dan mewujudkan penyesuaian–penyesuaian sebagai akibat perubahan beberapa pasar.

Produktifitas individu akan dapat ditingkatkan dan ini akan memberikan sumbangan penting kearah pertumbuhan ekonomi yang cepat dan teguh. Pasar juga meggalakkan individu – individu untuk melakukan pembaharuan – pembaharuan (inovasi) dalam kegiatan ekonomi supaya: (i) mereka mampu bersaing dengan pihak–pihak lain dan (ii) untuk mendapatkan pendapatan dan keuntungan yang lebih besar dari kegiatan ekonominya. Seterusnya, fleksibilitas yang tinggi dari sistem pasar bebas menyebabkan penyesuaian-penyesuaian yang diperlukan dapat dijalankan dengan cepat dan secara terus-menerus dilakukan, tanpa terlebih dahulu menunggu perintah dari suatu penguasa pusat. Keadaan ini akan menggalakkan pertumbuhan ekonomi.

Khalayak ramailah yang akan mememtukan jenis – jenis barang yang perlu diwujudkan dan diberi kebebasan untuk menentukan keinginan mereka, keinginan mereka inilah yang seterusnya akan menentukan corak kegiatan ekonomi yang akan diwujkudkan dipasar. Perusahan – perusahan juga mendapat kebebasan yang luas dalam menjalankan kegiatan mereka dan terdapat kebebasan kepada setiap firma untuk menentukan jenis barang yang akan diproduksikannya.

Beberapa kegagalan sistem pasar bebas dalam kegiatan ekonomi yang sebenarnya terdapat beberapa bentuk kegagalan dari system pasar untuk mewujudkan kegiatan ekonomi yang teguh dan efisien. Kegagalan tersebut terutama bersumber dari factor – factor sebagai berikut:
·               Akibat – akibat ekstern (eksternaliti) yang merugikan.
·               Kekurangan produksi barang public dan barang merit.
·               Kewujudan kekuasaan monopoli dalam pasar.
·               Kegagalan membuat penyesuaian degan efisien
·               Distribusi pendapatan tidak seimbang.

Untuk memahami arti konsep akibat – akibat ekstern yang perlu ada perbedaan antara ongkos pribadian, ongkos sosial. Yang dimaksud degan ongkos pribadi adalah ongkos yang dibelanjakan oleh produsen keatas factor – factor produksi yang digunakan untuk mewujutkan barang yang dihasilkannya. Sedangkan ongkos social adalah perbelanjanan penanan musuh tanaman yang digunakan ongkos – ongkos lain yang mesti dibayar masyarakat seperti kerugian kematian didalam system irigasi sebagai akibat penggunaan obat pembasmi penyakit tanaman. Di dalam sebagian kegiatan ekonomi biaya pribadi adalah sama dengan biaya sosial, dan di kegiatan lainnya ia sangat berbeda. Akibat-akibat ekstern yang merugikan, akan wujud apabila biaya sosial melebihi biaya pribadi.

Apabila suatu kegiatan ekonomi tertentu mewujudkan hanya sedikit akibat ekstern yang merugikan, sebaliknya mewujudkan banyak akibat ekstern yang menguntungkan, maka kegiatan ekonomi tersebut menimbulkan manfaat sosial bersih (net social benefit) yang menguntungkan kepada masyarakat. Ini merupakan akibat yang baik dan dalam kasus ini sistem pasar bebas memberikan sumbangan penting kepada masyarakat dalam meninggikan kemakmuran taraf mereka. Dalam perekonomian terdapat banyak jenis kegiatan yang memberikan akibat seperti itu.

Sistem pasaran bebas tidak dapat mencegah timbulnya biaya sosial yang tinggi sebagai akibat dari beberapa kegaitan ekonomi yang dilakukan masyarakat. Contoh dari biaya sosial yang tinggi yang diwujudkan sektor perusahaan adalah masalah pencemaran (polusi) dan masalah kesesakan. Untuk mengembangkan suatu perekonomian perlulah diwujudkan berbagai jenis kegiatan industri. Disamping menimbulkan manfaat kepada masyarakat dalam bentuk kenaikan kesempatan kerja dan pendapatan, dan penyediaan barang konsumen yang lebih banyak, kegiatan tersebut menimbulkan biaya sosial yang cukup serius, yaitu pencemaran udara (sebagai akibat asap yang dikeluarkan oleh mesin-mesin yang digunakan) dan pencemaran lingkungan, sebagai akibat pembuangan lebihan yang tak berguna (waste) di persekitaran industri tersebut.

Yang dimaksud dengan barang public adalah barang yang penggunaannnya secara berssama-sama seperti pembangunan jalan, televisi dan lain-lain. Sedangkan barang merit adalah barang yang sangat diperlukan oleh masyarakat dan sangat penting bagi kemakmuran masyarakat. Contoh barang merit yang baik adalah pendidikan dan barang merit yang buruk adalah perjudian.

Sistem Pasar Bebas sempurna adalah system ekonomi yasng ideal yang dalam prakteknya tidak akan wujud. Pasar persaingan sempurna diberbagai kegiatan ekonomi adalah ciri utama dari system ekonomi pasar bebas, dan dalam prakteknya tidak satu jenis pasar barang pun boleh digolongkan sebagai pasar persaingan sempurna.

Perkembangan ekonomi yang tidak seimbang di berbagai kegiatan ekonomi dan di berbagai wilayah adalah contoh dari ketidakefektifan sistem pasar. Berkenan dengan pembangunan di berbagai wilayah ahli-ahli ekonomi telah menunjukkan bahwa kawasan yang lebih kaya akan dapat berkembang dengan lebih cepat, sedangkan kawasan yang lebih miskin akan menghadapi banyak masalah dalam mengembangkan kegiatan ekonomi mereka. Penyesuaian yang lebih lambat dari yang dimisalkan dalam teori menyebabkan mekanisme pasar tidak dapat mengembalikan keadaan keseimbangan dengan cepat.

Salah satu kelemahan dalam sistem pasar bebas adalah kecenderungan menciptakan distribusi pendapatan yang tidak setara apabila perekonomian semakin berkembang. Perekonomian pasar cenderung memberikan return lebih besar kepada pihak-pihak yang bekerja lebih efisien, giat, pandai, memiliki ketrampilan, dan pemikiran yang kreatif.
Tujuan dari kegiatan setiap perekonomian adalah mewujudkan keadilan ekonomian, yaitu setiap golongan individu dalam masyarakat dapat menikmati hasil-hasil kegiatan ekonomi secara merata. Maka wujudnya ketidaksetaraan yang nyata dalam distribusi pendapatan dan kekayaan menimbulkan ketidakpuasan terhadap operasi dan efisiensi sistem ekonomi pasar bebas.

Beberapa kegagalan mekanisme pasar diatas menyebakan perlunya campur tangan pemerintah dalam memperbaiki pengaturan kegiatan ekonomi. Dari kelemahan-kelemahan mekanisme pasar yang telah di uraikan dibagian sebelumnya. Ini dapat simpulkan bahwa campuran tangan pemerintah mempunyai beberapa tujuan penting seperti yang dinyatakan adalah sebagai berikut:
·               Mengawasi agar eksternaliti kegiatan ekonomi yang merugikan dapat dihindai atau akibat buruknya dapat dikurangi
·               Menyediakan barang public yang cukup sehingga masyarakat dapat memperoleh barang tersebut dengan mudah dan dengan biaya yang murah.
·               Mengawasih kegiatan-kegiatan perusahan, terutama perusahan-perusahaan yang besar dapat mempengaruhi pasar, agar mereka tidak mempunyai kekuasaan monopoli merugikan khalayak ramai.
·               Menjamin agar kegiatan ekonomi yang dilakukan tidak menimbulkan penindasan dan ketidaksetaraan di dalam masyarakat.
·               Memastikan agar pertumbuhan ekonomi dapat diwujudkan dengan efisien.
Campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi dapat dibedakan dalam tiga bentuk:
1.             Membuat dan melaksanakan peraturan dan undang-undang.
2.             Secara langsung melakukan beberapa kegiatan ekonomi (membuat perusahaan).
3.             Melakukan kebijakan fiskal dan moneter.

-        Yang pertama, peraturan dan undang-undang dakn menciptakan suasana ekonomi dan sosial yang akan memberikan galakan kearah terciptanya sisem mekanisme pasar yang lancer.
-        Yang kedua, peraturan dan undang-undang dapat digunakan untuk memastikan agar persaingan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan dilakukan sebebas mungkin dan kekuasaan monopoli sedapat mungkin dilenyapkan.
Kedua peranan dari peraturan dan undang-undang untuk memperbaiki kelancaran operasi mekanisme pasar diuraikan di bawah ini.
Pentingnya membuat peraturan dan undang-undang yang akan menjamin berfungsinya mekanisme pasar secara efisien, dapat dengan jelas dilihat apabila diperhatikan akibat-akibat buruk yang mungkin timbul apabila setiap pelaku kegiatan ekonomi diberikan kebebasan yang tidak terbatas dalam melakukan kegiatannya. Tujuan setiap perseorangan atau perusahaan untuk mencapai keuntungan yang maksimum bagi dirinya adakalanya akan sangat merugikan masyarakat.

Tujuan kedua dari membuat undang-undang yang mengatur kegiatan ekonomi adalah untuk menjamin agar dalam prekonomian tidak terdapat kekuasaan monopoli dan setiap pelaku kegiatan ekonomi dapat menjalankan kegiatannya dalam suasana persaingan yang relatif bebas. Berlakunya persaingan yang bebas merupakan salah satu syarat penting untuk menciptakan mekanisme pasar yang ehisien dan berjalan dengan lancar.

Secara langsung melakukan beberapa kegiatan ekonomi (membuat perusahaan) yaitu dengan memproduksi barang publik. Campur tangan pemerintah dalam perekonomian tidak saja terbatas kepada menyediakan barang bersama dan barag setengah bersama, tetapi juga menghasilkan barang-barang atau jasa-jasa yang tidak digunakan secara bersama oleh seluruh masyarakat. Barang-barang itu dapat dijual kepada perseorangan-perseorangan dalam masyarakat. Dengan demikian tidak timbul kesukaran untuk memungut pembayaran ke atas barang-barang yang digunakan.

Kebijakan moneter adalah kebijakan yang dijalankan oleh bank sentral untuk mengatur jumlah uang dalam perekonomian. Kebijakan fiskal adalah kebijakan pemerintah didalam memungut pajak dan membelanjakan pendapatan pajak tersebut untuk membiayai kegiatan-kegiatannya. Di dalam perekonomian kedua kebijakan ini digunakan oleh pemerintah untuk mencapai beberapa tujuan, yaitu:
·                Untuk mengatasi masalah-masalah pokok makroekonomi yang timbul, yaitu masalah pengangguran, masalah kenaikan harga-harga dan masalah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang memuaskan.
·                Untuk menjamin agar faktor-faktor produksi digunakan dan dialokasikan keberbagai kegiatan ekoomi secara efisien.
·                Untuk memperbaiki keadaan distribusi pendapatan yang tidak seimbang yang selalu tercipta di dalam masyarakat yang kegiatan-kegiatan ekonominya terutama diatur oleh sistem pasar bebas.
BAB III
PENUTUP

1.             Pada dasarnya bab ini membuat penilaian keatas efisiensi dari operasi sistem pasar bebas dan peranan pemerintah dalam memperbaiki sistem pasar bebas sehingga ia dapat beroperasi dengan lebih ideal yaitu dapat mengembangkan ekonomi dan pada waktu yang sama meningkatkan kemakmuran untuk seluruh masyarakat.
2.             Kebaikan sistem pasar bebas meliputi aspek-aspek berikut:
a)             Faktor – factor produksi akan digunakan dengan efisien.
b)            Kegiatan ekonomi dalam pasar diatur dan diselaraskan dengan efisien.
c)             Pelaku kegiatan diberi kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi yang disukainya.
d)            Pertumbuhan ekonomi yang teguh akan dapat diwujudkan.
3.             Di samping itu sejak lama ahli-ahli ekonomi telah melihat beberapa kelemahan berikut dari sistem pasar bebas.
a)             Akibat – akibat ekstern (eksternaliti) yang merugikan.
b)            Kekurangan produksi barang public dan barang merit.
c)             Kewujudan kekuasaan monopoli dalam pasar.
d)            Kegagalan membuat penyesuaian degan efisien
e)             Distribusi pendapatan tidak seimbang.
4.             Untuk mengatasi kelemahan yang dinyatakan dalam nomor 3, pemerintah perlu campur tangan dalam sistem pasar bebas. Campur tangan tersebut dapat dibedakan kepada tiga bentuk:
a)             Membuat dan melaksanakan peraturan dan undang-undang.
b)            Secara langsung melakukan beberapa kegiatan ekonomi (membuat perusahaan).
c)             Melakukan kebijakan fiskal dan moneter.



Sukirno Sadono, “MIKRO EKONOMI Teori Pengantar”, Edisi Ketiga, Jakarta: Rajawali Pers, 2009.

No comments:

Post a Comment